• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

7 Bahan Kosmetik Berbahaya untuk Ibu Hamil

img
Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.

Buzzsocial.biz.id Selamat datang di tempat penuh inspirasi ini. Di Jam Ini saatnya membahas Kesehatan, Kehamilan, Kosmetik, Keselamatan Ibu dan Anak yang banyak dibicarakan. Artikel Mengenai Kesehatan, Kehamilan, Kosmetik, Keselamatan Ibu dan Anak 7 Bahan Kosmetik Berbahaya untuk Ibu Hamil lanjut sampai selesai.

Pentingnya Memperhatikan Bahan Kosmetik Selama Kehamilan

Bagi para ibu hamil, menjaga kesehatan dan keselamatan selama masa kehamilan adalah prioritas utama. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kosmetik dan produk perawatan diri. Beberapa bahan kimia dalam produk tersebut dapat berpotensi membahayakan janin. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahan-bahan yang sebaiknya dihindari saat hamil.

Bahan yang Harus Dihindari

Beberapa bahan kimia yang sebaiknya dihindari selama kehamilan antara lain adalah Formaldehida, Quaternium-15, Dimetil-dimetil (DMDM), Hidantoin, Imidazolidinil urea, Diazolidinil urea, dan Natrium hidroksimetilglisinat. Bahan-bahan ini sering ditemukan dalam produk seperti cat kuku, lem bulu mata, serta beberapa perawatan pelurusan rambut.

Di dalam daftar bahan, kamu juga perlu waspada terhadap istilah seperti Diethanolamine, Oleamide DEA, Lauramide DEA, dan Cocamide DEA. Paparan terhadap bahan-bahan ini dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi darah yang berbahaya. Selain itu, Hidrokuinon—yang sering digunakan sebagai pencerah kulit—juga termasuk dalam daftar bahan yang patut dihindari, terutama yang tertulis sebagai Propil, Butil, Isopropil, Isobutil, dan Metil.

Dampak Paraben terhadap Kesehatan Janin

Paraben, yang merupakan bahan pengawet umum dalam kosmetik dan produk perawatan pribadi, diketahui sebagai pengganggu endokrin. Penelitian menunjukkan bahwa paparan paraben dapat meningkatkan berat badan bayi saat lahir, yang sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari produk yang mengandung paraben.

Risiko Bahan Kimia dalam Kosmetik

Bahan lain seperti Asam salisilat juga perlu diperhatikan. Penelitian memperlihatkan bahwa paparan asam salisilat yang tinggi berkaitan dengan risiko kelainan struktural pada embrio. Selain itu, Diethanolamine (DEA) yang sering digunakan dalam produk perawatan rambut seperti sampo dan kondisioner, meskipun hanya diserap dalam jumlah kecil oleh kulit, tetap menjadi masalah ketika dihirup, terutama saat menggunakan semprotan penguat rambut.

Lebih jauh, bahan Retinoid, yang termasuk dalam kategori Vitamin A, dapat menjadi risiko serius. Bahan seperti Isotretinoin dan Tretinoin dapat menyebabkan kelainan bawaan jika dikonsumsi atau diterapkan secara topikal pada ibu hamil. Menurut National Organization for Rare Disorders, efek jangka panjangnya dapat mencakup keterlambatan pertumbuhan, kelainan bentuk tengkorak dan wajah, serta gangguan pada sistem saraf dan jantung.

Kekhawatiran terhadap Triklosan

Sebagai tambahan, Triklosan adalah bahan kimia antimikroba yang terdapat dalam berbagai produk seperti pasta gigi, sabun, dan kosmetik. Pada label produk, Triklosan mungkin dituliskan dengan berbagai nama, seperti 2,4,4′-Trichloro-2′-hydroxydiphenyl ether dan Trichloro-2′-hydroxydiphenyl ether. Meskipun belum ada risiko yang teridentifikasi secara langsung, bukan berarti bahan ini sepenuhnya aman digunakan selama kehamilan.

Secara keseluruhan, ibu hamil disarankan untuk lebih selektif dalam memilih kosmetik dan produk perawatan diri. Jika ragu mengenai suatu bahan, sebaiknya berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan atau dokter. Keselamatan janin seharusnya menjadi prioritas untuk semua ibu hamil.

Dengan memahami dan menghindari bahan-bahan yang berpotensi berbahaya, diharapkan ibu hamil dapat menjaga kesehatan diri sendiri dan janin dengan lebih baik selama masa kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu para calon ibu untuk lebih bijak dalam memilih produk kosmetik.

Demikian 7 bahan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil sudah saya bahas secara mendalam dalam kesehatan, kehamilan, kosmetik, keselamatan ibu dan anak Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah Anda berikan, tetap semangat berkarya dan jaga kesehatan tulang. Silakan share kepada rekan-rekanmu. Terima kasih telah membaca

© Copyright 2024 - Social Buzz
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads